Oke, banyak pria/wanita berhasil mendapatkan gebetan yang diidam - idamkan sejak lama dengan berbagai trik dan cara.Lucunya, mereka bisa mendapatkan hati pujaannya tersebut TETAPI SULIT/TIDAK TAHU CARA MEMPERTAHANKAN HUBUNGANNYA.
IRONIS BUKAN?
Gw disini bukan sok jago ngajarin lo tentang percintaan, tetapi gw hanya mengemukakan pendapat gw yang mungkin bisa berguna buat lo semua yang baca. Diatas langit pasti masih ada langit, tapi setinggi tingginya langit itu pasti ada pelanginya (anggap omongan gw ini pelanginya aja lah, hahaha).Oke, daripada kebanyakan intro, kita langsung ke kasus pertama.
Contoh Kasus 1
Mr. A berhasil menjadikan Miss T sebagai pacarnya melalui perjuangan yang bisa dibilang tidak terlalu sulit (malahan biasa biasa saja), diawali dengan KENALAN - NGOBROL - MINTA NOMOR HAPE/PIN BBM/ID LINE.Lalu dilancarkanlah serangan demi serangan dengan cara selayaknya orang PDKT lewat sms lah, lalu telepon, janjian untuk jalan bareng, dalam proses itu pula Mr. A mengirim kode kode cinta kepada Miss.T. Siklusnya gitu gitu aja sampai sang target merasa bahwa kode kode untuk berpacaran telah diterima.
Setelah Mr. A merasa bahwa Miss T sudah menerima kode kode cinta dengan sikap positif (positif disini ada 2 kemungkinan, pertama dia MAU JADI PACAR atau DIA MAU JADI TEMAN BAIK), Mr. A lalu menyatakan cintanya pada Miss T (bodo amatlah caranya gimana, yang penting nyatain).Dan Mr. A DITERIMA MENJADI PACAR oleh Miss T, SELAMAT PADA MR. A YANG LOLOS DARI LEMBAH FRIENDZONE.
Bulan 1 Pacaran = Masa Penyesuaian
Bulan 2 Pacaran = Mulai ada Kontak Fisik
Bulan 3 Pacaran = Mulai banyak konflik, kebanyakan dari Mr. A
Bulan 4 Pacaran = Konflik makin banyak, kebanyakan dari Miss T (cuek, sering nggak kasih kabar, perhatian mulai pudar, dll)
Bulan 5 Pacaran = Miss T mulai membandingkan Mr. A dengan mantan pacar Miss T
Bulan 6 Pacaran = Miss T mulai kontak mantannya tapi tanpa sepengetahuan Mr. A
Bulan 7 Pacaran = Miss T minta PUTUS pada Mr. A
MR. A JOMBLO
Contoh Kasus 2
Mr. W memutuskan untuk menggebet Miss D, dengan awalan yang sama seperti Mr. A (contoh kasus 1).Bedanya,Mr.W tidak seagresif Mr. A dalam prosesnya,bahkan bisa dibilang pasif (cuek, hanya kadang2 perhatiannya, pura pura nggak peduli, dll) dan ini hanya sikap PURA - PURA.Dan anehnya, Miss D tertarik dengan sikap Mr. W yang membuatnya terlihat beda dibanding semua cowok yang dulu mengejarnya secara membabi buta.
Dengan sikap Mr.W yang cuek itu, malah membuat Miss D yang agresif mengejar ngejar Mr. W (aneh memang, tapi itulah kenyataannya).Alhasil, malahan Miss D yang menyatakan cinta pada Mr. W (tuh cowok pasti seneng lah, nggak mungkin nggak diterima, wong doi yang awalnya pengen ngegebet tuh cewek).
Dan bodohnya, setelah mereka pacaran, sikap Mr. W tidak berubah, tetap cuek pada Miss D, hasilnya...
Bulan 1 = Miss D tetap berusaha menarik perhatian Mr. W
Bulan 2 = Hampir sama kayak bulan pertama, ditambah kontak fisik
Bulan 3 = Miss D ikut ikutan cuek pada Mr.W
Bulan 4 = Miss D mulai merasa punya pacar, tetapi seperti nggak punya pacar
Bulan 5 = Miss D mulai muak dengan Mr. W yang cuek dan dia mengajukan gugatan PUTUS pada Mr. W
MR.W JOMBLO
Dari kedua kasus itu, kita bisa menyimpulkan bahwa hal yang bikin hubungan kita runyam adalah sikap CUEK
Kalo lo masih PDKT cuek sih nggak apa - apa, tapi kalo udah pacaran ya hargain dong pacar lo, pacar lo tuh menjalin hubungan sama lo juga pengen diperhatiin sama lo.Dan banyak yang nyalahin balik pacarnya kalo mereka putus, padahal yang cuek kan lo-nya sendiri.
Jadi, awal langkah untuk mempertahankan hubungan tuh HARGAIN PACAR LO, HARGAIN HUBUNGAN LO, SISANYA UDAH OTOMATIS BERJALAN SENDIRI.
Kalo lo bisa menghargai pacar lo, dia pasti bakalan SEGAN UNTUK BERBUAT MACAM - MACAM YANG BISA MEMBUAT HUBUNGAN KALIAN BERANTAKAN.
Oke, segitu aja dulu tulisan gw yang nggak terlalu berguna ini, TAPI BERMANFAAT.
Next time, gw bakal nulis tema yang berbeda dan berdasarkan pengalaman - pengalaman gw.GW BAKAL BERBAGI PENGALAMAN GW PADA LO SEMUA, TUNGGU AJA
HAHAHAHAHAHAHA........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar